Powered by Blogger.

Thursday, 14 September 2017

Nilai PAI Kelas XI IPA 1, 2 dan 8 SMAN 1 Kota Bandung - Sistem Nilai Online




Published By: rijkiramdani id - 00:29:00

Saturday, 19 August 2017

Ranking Perguruan Tinggi tahun 2017 versi Kemenristekdikti

Bertepatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72, Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) resmi merilis klasterisasi dan pemeringkatan perguruan tinggi (PT) tahun 2017 kelompok non politeknik dan politeknik. Dalam rilis KEMENRISTEKDIKTI, juga terdapat daftar 14 Perguruan Tinggi Terbaik non politeknik Tahun 2017 ini. 


Tujuan dari dilakukannya pemeringkatan Perguruan Tinggi ini sendiri demi membangun landasan klasifikasi dan pemeringkatan PT guna perbaikan terus menerus PT maupun untuk menilai tingkat kesehatan organisasi PT di Indonesia. Kegiatan Klastersiasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi ini sendiri telah dilakukan oleh Kemenristekdikti sejak tahun 2015.
Beberapa aspek yang diperhatikan oleh KEMENRISTEKDIKTI untuk pemeringkatan PT tahun ini yaitu :
  1. Aspek sumberdaya manusia (30%) dengan indikator persentase dosen berpendidikan S3, persentase dosen dalam jabatan lektor kepala dan guru besar, serta rasio mahasiswa terhadap dosen.
  2. Aspek kelembagaan (28%) dengan indikator akreditasi institusi BAN PT, akreditasi program studi BAN PT, akreditasi internasional, dan jumlah mahasiswa asing.
  3. Aspek kemahasiswaan (12%) dengan kinerja kemahasiswaan.
  4. Aspek penelitian dan publikasi (30%) dengan indikator  kinerja penelitian, kinerja pengabdian kepada masyarakat dan jumlah artikel ilmiah terindeks scopus per jumlah dosen.
Hasil pemeringkatan PT ini juga merupakan landasan bagi pembentukan kebijakan peningkatan kualitas dan/atau untuk kepentingan pembinaan Perguruan Tinggi. Pada tahun 2017 ini, dihasilkan 5 (lima) klaster PT di Indonesia, dengan komposisi: klaster 1 berjumlah 14 PT; klaster 2 berjumlah 78; klaster 3 berjumlah 691, klaster 4 berjumlah 1,989, dan klaster 5 berjumlah 290.
Berikut 14 Perguruan Tinggi terbaik (klaster I) tahun 2017 kelompok non politeknik, dan perbandingan dengan peringkat tahun 2016 lalu :
  1. Universitas Gajah Mada Skor 3,66 (Naik 1 Peringkat)
  2. Institut Teknologi Bandung Skor 3,53 (Turun 1 Peringkat)
  3. Institut Pertanian Bogor Skor 3,45 (Naik 1 Peringkat)
  4. Universitas Indonesia Skor 3,38 (Turun 1 Peringkat)
  5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Skor 3,23 (Naik 1 Peringkat)
  6. Universitas Diponegoro Skor 3,08 (Naik 3 Peringkat)
  7. Universitas Airlangga Skor 2,99 (Stabil)
  8. Universitas Brawijaya Skor 2,97 (Turun 3 Peringkat)
  9. Universitas Hasanuddin Skor 2,96  (Turun 1 Peringkat)
  10. Universitas Negeri Yogyakarta Skor 2,86 (Naik 4 Peringkat)
  11. Universitas Sebelas Maret Skor 2,85 (Naik 1 Peringkat)
  12. Universitas Andalas Skor 2,74 (Turun 1 Peringkat)
  13. Universitas Pendidikan Indonesia Skor 2,73 (Naik 8 Peringkat)
  14. Universitas Padjadjaran Skor 2,72 (Turun 4 Peringkat)
Published By: rijkiramdani id - 02:48:00

Monday, 8 May 2017

Desain Kaligrafi Modern

Definis Kaligrafi:

Menurut Syaikh Syamsuddin Al-Ahfani : Pengertian khath (kaligrafi) adalah: "Ilmu yang mempelajari bermacam bentuk huruf tunggal, pisah dan tataletaknya serta metode cara merangkainya menjadi susunan kata atau cara penulisannya di atas kertas dan sebagainya" (Al-akfani -Irsyadul Qasid).

Jenis-jenis Khat:

Dalam perkembangannya muncul banyak jenis khat kaligrafi, tidak semua khath tersebut bertahan hingga saat ini. Terdapat 8 (delapan) jenis khat kaligrafi yang populer yang dikenal oleh para pecinta seni kaligrafi di Indonesia, yaitu;

1. Khat Naskhi
Gaya Naskhi  - Kaligrafi gaya Naskhi paling sering dipakai orang-orang islam, baik untuk menulis naskah keagamaan maupun tulisan sehari-hari. 

2. Khat Tsuluts 
Gaya Tsuluts - Kaligrafi ini merupakan seorang menteri  bahasa arabnya (wazir) di masa Kekhalifahan Abbasiyah.

3. Khat Farisi 
Kaligrafi gaya Farisi - Seperti tampak dari namanya, kaligrafi gaya Farisi dikembangkan oleh orang Persia dan menjadi huruf resmi bangsa ini sejak masa Dinasti Safawi sampai sekarang.

4. Khat Riq'ah
Gaya Riq’ah - Kaligrafi ini merupakan hasil pengembangan kaligrafi gaya Naskhi dan Tsuluts.

5. Khat Ijazah
Gaya Ijazah (Raihani) - Tulisan kaligrafi gaya Ijazah (Raihani) merupakan perpaduan antara gaya Tsuluts dan Naskhi, yang dikembangkan oleh para pakar kaligrafer Daulah Usmani. 

6. Khat Diwani
Gaya kaligrafi Diwani - Kaligrafi ini dikembangkan oleh kaligrafer Ibrahim Munif.

7. Khat Diwani Jali
Gaya Diwani Jali - Kaligrafi ini merupakan pengembangan gaya Diwani. Gaya penulisan kaligrafi ini diperkenalkan oleh Hafiz Usman, seorang kaligrafer terkemuka Daulah Usmani di Turki

8. Khat Kufi
Gaya Kufi - Kaligrafi gaya kufi, penulisannya banyak digunakan untuk penyalinan Alquran periode awal.





Published By: rijkiramdani id - 21:08:00

Wednesday, 26 April 2017

Manfaat Memijat Wajah

Beberapa klinik kecantikan memberikan perawatan memijat wajah Anda dengan menggunakan krim khusus. Selain membuat wajah rileks, ternyata memijat wajah memiliki banyak keuntungan. Berikut adalah beberapa manfaat yang dirangkum dari Bold Sky.


1. Melembabkan
Ini adalah salah satu manfaat terbaik dari memijat wajah dengan krim. Pijatan sekitar 10-15 menit akan membuat wajah terhidrasi atau menjadi lembab. Selain lembab, kulit wajah pun jadi lebih lembut.

2. Menghambat Kerutan
Pijatan yang tepat akan mengurangi kerutan dan garis-garis halus pada wajah. Kerutan muncul dipermukaan karena kulit berkurang keremajaannya seiring bertambahnya usia. Inilah alasan setiap klinik kecantikan menyarankan untuk facial wajah untuk wanita berumur 25 tahun keatas kurang lebih sebulan sekali.

3. Bercahaya
Manfaat lainnya dari memijat wajah dengan krim adalah kulit yang lebih bercahaya.

4. Aliran Darah
Aliran darah pada wajah pun jadi lebih baik dengan pijatan lembut. Sehingga kulit lebih sehat dan mengurangi jerawat serta masalah pigmentasi.

5. Menonjolkan Struktur Wajah
Pemijatan pada wajah juga akan membantu menguatkan struktur wajah Anda.
Published By: rijkiramdani id - 13:30:00

Siswa Sekolah di Korea!!

“MUSIM KAMPANYE ! “


yeeeeeeeee sekarang mah jaman2nya ulangan umum, UAS, apalah lagi sebutannya. walaupun di sekolahko gak pake sistem ulum (byasa sekola keren) tapi tetep aja sibuk banget. nah penasaran gak gimana sih sebenernya sekolah di korea ? penasaran ? makanya baca postingan ini

sistem sekolah di korea sebenarnya beda beda mirip sama di indonesia. mulai dari sd, smp, sma, kuliah juga sama. Bedanya tahun ajaran baru di korea itu bulan Maret, kalo kita Juli. Tapi tapi tapi emang deh biaya hidup di korea sono tuh tinggi banget. school fee mereka itu sekitar 500,000 – 1,500,000 won untuk secondary school dan 3-8 juta won utk universitas selama setahun. huhuhu RUPIAHIN SENDIRI !

Jam masuk sekolah di korsel juga beda ma kita. Mereka sekolah dari jam 7 pagi sampe jam 10 malem ! gile bener … ngapain aja tuh ? sering kan di drama2 itu diliatin pulskul malem-malem ? oh ternyata itu baru pulskul. ako juga masih inget banget taemin blg gini pas di school of rock “mama jemput aku lebih awal ya. JAM 11 !”. ya elah jam 11 itu awal ? jam segitu pelajar di indo lagi pada nonton terlanjur cinta di sctv (ako doank sih). tapi ada yg blg katanya skola di korea dimulai dari jam 9 pagi sampe jam 3 sore. tapi kata kakak kelasko yg taon kemaren study banding ke korsel, mreka sekolahnya pagi sama kaya kita yaitu jam 7.
kerja keras kaya gini jelas utk bisa mendapatkan hasil yg terbaik saat ujian. ngerinya masa-masa ujian itu masa-masa dimana siswa/i pada bunuh diri. kyaaaa serem bener ! tapi pas baca artikel kompas taon 2002 (gtw deh udah brubah apa kaga) di korsel itu gak kenal sama yg namanya “gak naik kelas” jadi semua muridnya pada naik kelas semua.

Jelas dengan jam belajar yg padet banget, pendidikan korea mampu menduduki peringkat ke 11 di dunia. Tapi, sebenernya sistem belajar di korea sering di kritik krn kebanyakan pasif dan menghafal. beda banget sama kita yg katanya muridnya aktif tapi ujung2nya gak ngerti. ako bingung sebenernya kurikulum skrg tuh apa sih ? tiap taon ganti !


Oh ya tahu kenapa sekolah2 di korsel begitu maju ? oww oww oww itu semua krn perusahaan2 besar kaya hyundai, samsung, sama LG yg mendirikan/punya andil suatu sekolah. jadi pemerintah cuma nambahin dikit2. mungkin kalo sekolahnya yg punya LG hapenya LG semua. halah !sebenernya maw nambahin ttg seragam sekolah di korea tapi postingannya pasti jdi panjang bgt. hohoho besok bakal ako post. kalo udah ada yg pernah ke korea dan pengen nambahin ayo2 tulis di comment. tulisan ini hanya berdasarkan google search aja
Published By: rijkiramdani id - 13:30:00

Diagnostik Kesulitan Belajar dan Pengajaran Remedial

Dalam suatu kehidupan, tentu adanya permasalahan yang terkait pada beberapa bidang, misalnya pada bidang pendidikan. Permasalahan yang paling besar dialami siswa adalah kesulitan belajar, itulah salah satu permasalahan dalam bidang pendidikan. Dengan adanya permasalahn itu, maka membutuhkan adanya upaya yang mengujinya atau mengidentifikasinya, yaitu Diagnosis.

Dapat disimpulkan bahwa diagnosis merupakan suatu teknik pengujian dalam hal sesuatu permasalahn yang dapat menimbulkan suatu gejala yang menghalangi upaya pemecahan masalah.


Membahas tentang diagnosis, tentu membutuhkan permasalahan untuk mengdiagnosis. Permasalahan yang dibahas adalah kesulitan belajar. Kesulitan belajar adalah suatu kejadian yang dialami siswa pada penerapan materi yang sulit diserap ketika proses pembelajaran berlangsung. Maka, perlu adanya suatu upaya yang menjadi landasan untuk mendobrak pada siswa ketika pembelajaran. Jadi, diagnosis kesulitan belajar merupakan suatu upaya untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan mengidentifikasi yang menimbulkan kesulitan belajar itu muncul.

Dengan adanya permasalahan itu, sekiranya pembahasan yang satu ini adalah salah satu upaya untuk meringankan permasalahan kesulitan belajar pada siswa, yaitu pengajaran remedial. pengajaran remedial adalah suatu upaya yang dilakukan oleh guru atau fasilitator dengan dibantu oleh pihak lain dalam mengatasi permasalahan pada kesulitan belajar siswa yang dapat mengurangi permaslahan tersebut dengan karakteristik tertentu lebih mampu mengembangkan dirinya (meningkatkan prestasi, penyesuaian kembali) seoptimal mungkin.
Published By: rijkiramdani id - 13:30:00

Pernikahan Sehatkan Lahir Bathin

PERNIKAHAN tak hanya mempersatukan wanita dan pria dalam ikatan suci. Pernikahan juga menyehatkan, lho. Menurut dua peneliti asal Inggris, hikmah lain pernikahan yaitu mampu meningkatkan stamina atau lahir pria dan menyehatkan jiwa atau batin wanita.



David Gallacher dan John Gallacher dari University Hospital of Wales mengatakan pria yang sudah menikah lebih sehat karena istrinya selalu menjaga pola hidup Sang Suami. Sementara pernikahan membuat emosional wanita lebih sehat.

"Cinta merupakan suatu perjalanan penuh dengan bahaya yang bisa menimbulkan berbagai pertanyaan tentang nilai cinta itu sendiri dan komitmen. Selama ini pun, hubungan jangka panjang yang stabil memang selalu dihubungkan dengan usia panjang," kata kedua orang tersebut.

Para peneliti pun memercayai sikap berkomitmen itu menimbulkan perasaan yang baik antarpasangan. Hubungan baik itu pun meluas kepada kerabat dan teman. Bisa dikatakan, kesehatan jiwa dan gaya hidup menjadi lebih baik.

Di sisi lain, kisah cinta kaum remaja berisiko pada peningkatan gejala depresi. David menyatakan hubungan antara dua insan manusia memerlukan kematangan usia sehingga depresi dapat terhindarkan.

Mereka melanjutkan, usia optimal bagi perempuan untuk siap menjalin komitmen yakni antara 19 dan 25 tahun, sedangkan pada pria yakni 25 tahun. Pernikahan juga dianggap memberikan manfaat yang jauh lebih besar karena hadirnya sebuah komitmen, lebih dari sekadar hidup bersama.
Published By: rijkiramdani id - 13:00:00

Motif dan Motivasi Belajar (Konsep, Indikator, Serta Pengukuran)

Dalam sebuah pembelajaran, tentu adanya pengaruh suasana yang dapat menjadika proses pembelajaran kurang resfonsive, karena hal ini terjadi akibat adanya proses belajar mangajar motif yang dilakukan pendidik kurang meotivasi para terdidik, akhirnya terjadi kejenuhan pembelejaran. Oleh karena itu perlu adanya motivasi pembelajaran supaya motif dalam proses pembelajaran senantiasa baik.



Berbicara motif, tentu berbeda dengan motivasi, seringkali orang-orang bahwa motif dan motivasi itu sama. Menurut Abin Syamsuddin Makmun dalam bukuya bahwa Motif adalah suatu keadaan yang kompleks dan kesiapsediaan dalam diri individu (organisme) untuk bergerak ke arah tujuan tertentu, baik disadari maupun tidak disadari.[1] Sedangkan kalau Motivasi adalah Motivasi adalah suatu proses yang meghasilkan suatu intensitas, arah, dan ketekunan individual dalam usaha untuk mencapai tujuan.[2] Bisa kita simpulkan bahwa Motif dan Motivasi perbedaannya terletak pada perlakuan individu tersebut, kalau motif sudah ada dorongan dalam dirinya yang akan dilakukan, kalau motivasi masih proses pendorongan yang akan dilakukannya.
_______________________________________________________
1.        Abin Syamsuddin Makmun. (2003). Psikologi Pendidikan. PT Rosda Karya Remaja
2.        Internet : http://konselorsukses.blogspot.com/2009/11/motif-dan-motivasi.html

Dalam sebuah perlakuan motif dan motivasi, harus adanya Indikator-indikator yang akan memberikan petunjuk untuk melakukan motivasi dan motif. Indikator dalam Motif menurut Abin Syamsuddin berikut ini :
1.      Waktu yang digunakan untuk mengukur kemampuan waktu yang digunakan pada kegitan itu
2.      Melakukan kegiatan yang seberapa seringnya kegiatan itu dilakukan
3.      Persistensinya (ketetapan dan kelekatannya) pada tujuan kegiatan yang dilakukan.
4.      Devosi (pengabdian) dan pengorbanan (uang, tenaga, pikiran, bahkan jiwanya) untuk mencapai tujuan.
5.      Ketabahan, keuletan, kemauannya dalam menghadapi rintangan dan kesulitan untuk mencapai tujuan.
6.      Tingkatan aspirasinya (maksud, rencana, cita – citanya) yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan.
7.      Tingkat kualifikasi dari prestasi, produk atau output yang dicapai dari kegiatannya (berapa banyak, memadai atau tidak, memuaskan atau tidak).
8.      Arah sikapnya terhadap sasaran kegiatannya (like or dislike, positif atau negatif).[3]

Banyak sekali indikator Motif yang ditulis diatas dan menjadi setu rancangan dalam bermotif belajar dan tidak jauh dengan indikator motivasi belajar menurut A. M. Sardiman sebagai berikut :
1.      Tekun menghadapi tugas.
2.       menghadapi kesulitan (tidak lekas putus asa).
3.      Menunjukkan minat terhadap bermacam-macam masalah orang dewasa.
4.      Lebih senang bekerja mandiri.
5.      Dapat mempertahankan pendapatnya.[4]
_______________________________________________________________
3.        Abin Syamsuddin Makmun.(2003). Psikologi Pendidikan. PT Rosda Karya Remaja
4.        A.M Sardiman. (2009). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta. PT. Rajawali Pers

Menjelaskan indikator-indikator apa saja yang akan dijadikan sebuag petunjuk dalam melakukan hal kegiatan, maka kini saatnya penting suatu pengukuran keberhasilan kegiatan dilihat dari motif maupun motivasinya. Pengukuran pada motivasi bisa dilakukan dengan menggunakan sebuah instrumen yang memiliki rentangan. Rentangan tersebut kemudian diberi nilai secara kontinum dari yang tertinggi sampai yang terendah, berbentuk kode yaitu secara berturut-turut kode, misalnya: 
1.      SS (Sangat Setuju) dengan nilai 5
2.      kode S (Setuju) dengan nilai 4, 
3.      kode R (Ragu-ragu) dengan nilai 3, 
4.      Kode TS (Tidak Setuju) dengan nilai 2, 
5.      Kode STS (Sangat Tidak Setuju) dengan nilai 1.[5]
Misalkan didalam instrumen tersebut terdapat “Apakah pekerjaan yang anda lakukan merasa nyaman bagi anda? Nah itu akan menjadi ukuran motivasi seseorang.
Didalam pengukuran Motif merupakan bukan hal yang fisik yang bisa langsung diamati, maka pengukuran motif dilakukan dengan mengidentifikasi dari indikator-indikator motif diatas.[6]
_________________________________________________________________
            5Anwar Prabu Mangkunegara. 2006. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Jakarta: Refika Aditama.
http://febrinatik.blogspot.com/2013/04/makalah-motivasi.html
6. https://arihdyacaesar.wordpress.com/2010/01/13/resume-motif-dan-motivasi-konsep-indikator-pengukuran/


Penyusun : Rijki Ramdani
Ilmu Pendidikan Agama Islam
Universitas Pendididkan Indonesia
Published By: rijkiramdani id - 13:00:00

Sering Melamun Jadi Lebih Cerdas?

Orang dengan pikiran kerap mengembara kemungkinan mempunyai otak lebih tajam. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang terus menerus "terganggu" ternyata mempunyai "memori kerja" lebih banyak. Hal tersebut membuat mereka bisa melakukan dua hal bersamaan dalam satu waktu.


Psikolog dari University of Wisconsin-Madison, Daniel Levinson, mengatakan mereka yang mempunyai kapasitas memori kerja lebih tinggi dilaporkan lebih sering melamun selama mengerjakan tugas-tugas sederhana meskipun prestasi mereka tidak meragukan.

Partisipan dalam penelitian ini harus menekan tombol sebagai respons terhadap munculnya huruf tertentu di layar atau menekan pada waktu yang tepat. Para peneliti mengecek secara rutin untuk mengetahui apakah pikiran mereka mengembara. Pada akhir penelitian, para ilmuwan mengukur kapasitas memori kerja partisipan, memberi mereka skor untuk kemampuan dalam mengingat sekumpulan huruf diselingi dengan pertanyaan matematika yang mudah.

Levinson mengatakan dibutuhkan lebih banyak ruang kerja mental, misalnya, untuk menambahkan dua angka yang diucapkan tanpa menuliskannya. Kapasitas tersebut dihubungkan dengan pengukuran umum kecerdasan seperti membaca secara menyeluruh dan skor IQ.

Studi terbaru ini menggarisbawahi betapa pentingnya memori kerja untuk membantu otak fokus dalam masalah-masalah yang paling sulit.


Hasil dari penelitian Levinson itu dipublikasikan secara online di Psychological Science. Ini pertama kalinya sebuah penelitian menunjukkan hubungan antara pikiran yang sering mengembara alias melamun dengan kecerdasan.
Published By: rijkiramdani id - 13:00:00

Membuka Pintu Kemudahan dalam Kesulitan

Firman Allah dalam surat Al-Insyiroh ayat 5-6:

Artinya: “karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,(5) Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.(6) (Q.S Al-Insyirah [94]: 5-6)


Kemudahan dalam kesulitan ibaratkan manusia yang mempunyai permasalahan maka akan datang solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Dalam kesulitan Allah akan mengganti dengan yang lebih baik. Allah tidak akan mengambil apapun dari manusia kecuali dia akan menggantinya dengan yang lebih baik. Itu akan terjadi apabila anda mau bersabar dan ridha dengan keputusan-Nya.

Siapa saja yang tetap beriman ketika terkena musibah dan kesulitan di dunia akan mendapat balasan sempurna di akhirat nanti. Siapa saja yang tidak berkurang ketaatannya kepada Allah dan malah meningkat walaupun berbagai kesulitan menghadangnya, akan merasakan kenyamanan di akhirat nanti.

Oleh karena itu, penulis dalam buku ini menggambarkan bagaimana cara untuk mendapatkan kemudahan tersebut:

-  Bersabalah karena pasti banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginan. Sabar itu bukan menunnggu sesuatu yang kita harapkan, tetapi sabar itu tantangan apa yang harus kita lakukan, maka dari itu berusahalah terus jangan berdiam diri.
-  Untuk masuk surga akan diuji dengan kesulitan terlebih dahulu. Firman Allah swt.:

Artinya: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, Padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu Amat dekat.” (Q.S Al-Baqarah [2]: 214)

-  Jangan sampai masalah kecil menghancurkan hidup anda, sikapilah masalah kecil itu dengan sikap yang baik, bukan malah membesarkan masalah intinya jangan mempersulit diri.
-  Jangan tergoda berbuat maksiat, karena dosa adalah perkara yang sangat besar.
-  Kebahagiaan mudah diraih, selama mau bergerak karena kegembiraan hari merupakan salah satu nikmat yang luar biasa besar dalam hidup manusia.

Penulis:
Rijki Ramdani
Mahasiswa Ilmu Pendidikan Agama Islam
Universitas Pendidikan Indonesia
Kota Bandung
Published By: rijkiramdani id - 13:00:00